ISO in ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM

Apa itu ISO?



A. Pengertian ISO

Organisasi Standar Internasional (ISO) adalah suatu asosiasi global yang terdiri dari badan-badan standardisasi nasional yang beranggotakan tidak kurang dari 140 negara. ISO merupakan suatu organisasi di luar pemerintahan (Non-Government Organization/NGO) yang berdiri sejak tahun 1947. Misi dari ISO adalah untuk mendukung pengembangan standardisasi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya dengan harapan untuk membantu perdagangan internasional, dan juga untuk membantu pengembangan kerjasama secara global di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ISO adalah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan internasional yang kemudian dipublikasikan sebagai standar internasional.



B. Sistem Manajemen Lingkungan


Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2004 merupakan sebuah standar internasional yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan untuk membantu organisasi meminimalkan pengaruh negatif kegiatan operasional mereka terhadap lingkungan yang mencakup udara, air, suara, atau tanah.


C. Macam-macam ISO

1. ISO 14000

ISO 14000 adalah standar internasional tentang sistem manejemen lingkungan (Rothery, 1995) yang sangat penting untuk di ketahui dan di laksanakan oleh seluruh sektor industri. Mengapa di katakana sangat penting??? Itu sangat jelas sekali bahwa segala aktivitas di semua sektor industri keci, besar akan berpemgaruh pada lingkungan yang akan sangat berpengaruh bagi makluk hidup di sekitarnya, bukan hanya kita sebagai mausia, tetapi hewan dan tumbuhan akan juga mendapatkan dampaknya.

Manfaat dari ISO 14000 adalah :
a. Pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan efisien dalam organisasi

b. Untuk menyediakan tools yang berguna dan bermanfaat dan fleksibel sehingga mencerminkan organisasi yang baik.

c. Dapat mengidanfikasi, memperkirakan dan mengatasi resiko lingkungan yang mungkin timbul.

d. Dapat menekan biaya produksi dapat mengurangi kecelakan kerja, dapat memelihara hubungan baik dengan masyarakat, pemerintah dan pihak – pihak yang peduli terhadap lingkungan.

e. Memberi jaminan kepada konsumen mengenai komitmen pihak manajemen puncak terhadap lingkungan.

f. Dapat meningkat citra perusahaan,meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperbesar pangsa pasar.

g. Menunjukan ketaatan perusahaan terhadap perundang – undangan yang berkaitan dengan lingkungan.

2. ISO 9000

Kumpulan standar untuk sistem manajemen mutu (SMM) yang dirumuskan oleh TC 176 ISO, yaitu organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO 9000 pertama kali dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for Standardization Technical Committee.
Macam-macam ISO 9000 :

  • ISO 9000 – Sistem Manajemen Mutu Dasar Acuan dan Kosa Kata
  • ISO 9001 – Sistem Manajemen Mutu Persyaratan
  • ISO 9004 – Sistem Manajemen Mutu Panduan untuk Peningkatan Kinerja
  • ISO 19011 – Panduan untuk Audit Sistem Manajemen Mutu dan Lingkungan

3. ISO/TC 2007

• Merupakan standar untuk pengelolaan lingkungan hidup yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara keluarga ISO 14000
standar.
• ISO / TC 207 didirikan pada tahun 1993, sebagai hasil komitmen ISOuntuk menanggapi tantangan kompleks "pembangunan berkelanjutan"diartikulasikan pada Konferensi Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1992dan Pembangunan di Rio de Janeiro .

4.ISO 14001

  • ISO 14001 adalah standar internasional yang menentukan persyaratan untuk pendekatan manajemen yang terstruktur untuk perlindungan lingkungan.
  • Fungsi dari ISO 14001 :  untuk memastikan bahwa proses yang digunakan dan produk yang dihasilkan telah memenuhi komitmen terhadap lingkungan, terutama dalam upaya pemenuhan terhadap peraturan di bidang lingkungan, pencegahan pencemaran dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.
  • Manfaat Mendapatkan Sertifikat ISO 14001 adalah khususnya bagi lingkungan, sebagai berikut:
  •     1.Berkurangnya pencemaran lingkungan melalui penurunan penggunaan bahan-bahan kimia          berbahaya.
        2.Pengurangan limbah berbahaya dan dapat mengurangi gangguan sosial yang berasal dari           keberadaan industri itu sendiri misalnya, mengurangi kebisingan, polusi air, polusi udara,           kemacetan, dan social responsibilty.

5. AUDIT LINGKUNGANISO 14010-14015

  • Adalah suatu alat manajemen untuk menguji efektifitas atau kinerja perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan dengan menggunakan kriteria audit yang disepakati, didokumentasikan dan hasilnya dikomunikasikan kepada klien.
  • Fokus pada :
  • • Prinsip audit
  • • Prosedur audit
  • • Kualifikasi auditor
  • • Penilaian lokasi
  • • Analisis lingkungan

6. Eco labelling : ISO 14020 - 14024

  • Yakni semia yang berkaitan dengan Pernyataan Lingkungan, Periklanan dan Pemasaran
  • Terdapat 3 kategori pelabelan eco yang telah dikeluarkan :
  •  Tipe 1: Produk Ramah Lingkungan
  •  Tipe 2: Terkait dengan spesifikasi produk, misal: menggunakan kembali produk 
  • Tipe 3: terkait dengan dampak produk terhadap lingkungan


7. Life cycle analysis : ISO 14041 - 14044

  • LCA adalah alat untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi aspek lingkungan dari produk danlayanan dari "cradle to the grave"( dari ekstraksi masukan sumber daya untuk pembuangan akhirnya dari produk atau limbahnya)
  • Standar ISO 14040 memberikan panduan tentang prinsip dan perilaku LC studi yang menyediakan informasi bagi organisasi tentang bagaimana mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan produk dan layanannya.



Sumber :
  1. https://www.iso.org/files/live/sites/isoorg/files/archive/pdf/en/environmental-labelling.pdf
  2. https://www.iisd.org/business/markets/eco_label_iso14020.aspx
  3. https://www.yumpu.com/id/document/view/16371001/jenis-jenis-pengolahan-limbah/17

Komentar

  1. Materinya sangat jelas dan menarik untuk dibaca. Bisa menambah wawasan saya juga tentang EMS. Terima kasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GREEN SCIENCE AND GREEN TECHNOLOGIES

Pijakan Insani yang Terkontaminasi